Posts Tagged: Ajax

Gaji Dipotong, Nasib Manchester United Makin Nelangsa

Gaji Dipotong, Nasib Manchester United Makin Nelangsa

Manchester United merupakan salah satu klub besar yang paling nelangsa pada musim ini. Mengapa? Hal ini dikarenakan di antara The Big Six Premier League, Manchester United terbilang paling gagal di musim ini. Keterpurukan Manchester United ini bahkan telah merambat dari Premier League hingga kompetisi Eropa.

Pada Jumat, 10 Mei 2019 dini hari tadi, Arsenal dan Chelsea dipastikan akan bermain di final Liga Europa karena berhasil tampil apik di semifinal dan mengalahkan lawan mereka masing-masing guna menembus partai puncak dan menjadi juara. Sebelumnya, Liverpool dan Tottenham Hotspur terlebih dahulu memastikan spot mereka di final Liga Champions Bola88.

Keduanya telah mewujudkan come back yang impresif di semifinal. Liverpool dengan garangnya mampu menjungkirkan Barcelona. Sementara itu Tottenham dengan dinginnya membuat Ajax menangis. Di kompetisi domestic ini terdapat Manchester City dengan membawa pulang trofi Carabao Cup, mencapai final FA Cup dan berpeluang menjuarai Premier League di laga terakhir musim ini.

Hal ini berarti, lima tim dari The Big Six dapat dikatakan cukup sukses. Sperti yang Anda ketahui, untuk mencapai final kompetisi Eropa sangatlah sulit dan Liverpool, Tottenham, Arsenal, serta Chelsea mampu melakukannya. Sementara itu kemampuan Manchaster City yang bisa mencapai tahap ini di Premier League juga perlu diacungi jempol.

Nasib Manchester United yang Makin Nelangsa

Manchester United sudah dipastikan hanya bisa bermain di Liga Europa musim depan karena mereka gagal menembus empat besar serta berpeluang untuk mengikuti babak kualifikasi terlebih dahulu sebelum bermain di Liga Europa musim depan. Selain itu, Manchester United akan kesulitan mendatangkan pemain-pemain top karena tidak punya penawaran yang lebih baik.

Manchester United juga terancam ditinggalkan oleh pemain-pemain bintangnya yang tidak puas dengan Liga Europa. Kabarnya, Paul Pogba bersikeras pindah ke Real Madrid karena tidak bisa bermain di Liga Champions. Apabila Manchester United finis di peringkat kelima klasemen akhir Premier League musim ini, maka mereka dipastikan bermain di Liga Europa.

Akan tetapi, jika Manchaster United finis di peringkat keenam, maka Manchaster United harus bermain di babak kualifikasi terlebih dahulu. Watford akan memastikan satu tempat di kualifikasi Liga Europa jika mereka berhasil mengalahkan Manchaster City di final FA Cup dan Manchester United finis di peringkat keenam.

Jika itu terjadi, maka pasukan Ole Gunnar Solskjaer harus bermain di kualifikasi babak kedua untuk Liga Europa. Sebaliknya, jika Manchaster City menjadi juara FA Cup, maka Manchester United bisa menembus fase grup Liga Europa musim depan. Meskipun begitu, keberhasilan Arsenal atau Chelsea menjuarai Liga Europa musim ini tidak akan berpengaruh.

Jumlah maksimal tim Inggris di kompetisi UEFA adalah tujuh tim. Jadi, apabila Arsenal menjuarai Liga Europa, maka akan ada lima tim Inggris di Liga Champions musim depan dan dua tim di Liga Europa. Manchester United hanya perlu berharap Manchaster City menjadi juara untuk menghindari kualifikasi yang rumit.

Gaji Pemain Manchester United yang Dipotong

Manchaster United memiliki kontrak yang berisikan bahwa gaji pemain akan dipotong 25% jika Manchester United tidak bermain di Liga Champions. Oleh karena itu, dengan gagalnya Manchaster United bermain di Liga Champions merugikan pemainnya. Pada dasarnya Manchaster United mengharapkan setidaknya meraih posisi empat besar dan bermain di Liga Champions musim depan.

Musim di luar kompetisi elite Eropa tersebut akan membuat klub merugi hingga 40 juta poundsterling dan mengancam kontrak sponsor jangka panjang. Oleh karena itu, untuk mengatasi kemungkinan seperti ini, Manchester United menetapkan klausul dalam kontrak setiap pemain yang mengatakan gaji mereka akan dikurangi 25 persen jika gagal menembus Liga Champions.

Kebijakan klub ini membuat banyak pemain tidak senang. Gagal menembus Liga Champions memang sebagian besar merupakan kesalahan pemain. Oleh karena itu, banyak pemain Manchester United yang bertengkar satu sama lain karena kegagalan ini. Para pemain saling menuding karena tidak bisa memikul tanggung jawab untuk membantu tim finis di empat besar.

Kondisi ini jelas jadi masalah besar untuk Solskjaer. Setelah tim Manchester United tidak cukup bagus, konflik internal pun akan merusak Manchaster United lebih parah lagi. Oleh karena itu, Solskjaer pun harus siap memulai musim penuh pertamanya dalam kondisi buruk. Kondisi ini mungkin menjadikan dirinya tidak akan lama menjabat.

Semoga artikel ini dapat menambah wawasan Anda mengenai dunia sepak bola khususnya mengenai informasi keadaan nelangsa Manchaster United yang makin terpuruk yang diperparah dengan pemotongan gaji sesuai klausa di dalam kontrak yang telah disepakati Manchaster United dan para pemainnya. Jadi, pastikan Anda tidak ketinggalan informasi terbaru dunia sepak bola!