Posts in Category: Blog

Perlahan Tapi Pasti, PS Tira Persikabo Mulai Mencuri Perhatian Masyarakat Jawa Barat

Persib Bandung merupakan tim dengan jaringan suporter terbanyak di Indonesia. Klub asal Bandung Jawa Barat tersebut bahkan sudah mendunia sebagai tim dengan popularitas yang besar. Secara umum, popularitas Persib Bandung di Jawa Barat dapat dikatakan telah mengakar. Hal tersebut tidak lepas dari status Persib sebagai tim tradisional yang telah malang melintang di kancah sepak bola Indonesia.

Popularitas data sgp tersebut kini juga mulai dicari oleh klub yang baru saja melakukan merger yaitu PS Tira Persikabo. Dilihat dari segi prestasi, bisa dibilang PS Tira Persikabo kalah sangat jauh jika dibandingkan dengan Persib Bandung. Namun pihak manajemen dan klub merasa masih mungkin untuk PS Tira Persikabo untuk mendapatkan hati masyarakat Jawa Barat.

Pendukung Persib Bandung Sudah Mengakar

Pelatih kepala PS Tira Persikabo, Rahmad Darmawan, mengatakan bahwa popularitas yang dimiliki oleh tim yang diasuhnya masih kalah jauh dibanding Persib Bandung. Ia menambahkan bahwa untuk mencuri hati masyarakat Jawa Barat dinilai cukup sulit karena selama ini Jawa Barat telah identik dengan pendukung Persib Bandung meskipun terdapat banyak klub di sana.

Seperti diketahui Tira Persikabo untuk musim ini bermain pada kasta tertinggi liga Indonesia yaitu Shopee Liga 1 2019. Hal tersebut membuat provinsi Jawa Barat memiliki 2 wakil pada kompetisi tersebut. Meskipun demikian, tidak lantas membuat Tira Persikabo mendapatkan dukungan yang banyak dari masyarakat Jawa Barat. Coach Rahmad juga mengatakan cukup sulit untuk mendapatkan hati rakyat Jawa Barat.

Performa Apik Awal Musim Tira Persikabo

Tira Persikabo berhasil mencuri perhatian pecinta sepak bola Indonesia pada awal musim bergulirnya Shopee Liga 1 2019. Hingga pertandingan ketiga Shopee Liga 1 2019, Tira Persikabo tidak pernah mengalami kekalahan sekalipun. Tira Persikabo berhasil memperoleh 1 hasil kemenangan dan 2 laga lainnya berakhir dengan hasil seri termasuk pada saat melawan Persib Bandung.

Tidak dapat dipungkiri hasil apik tersebut mampu menarik perhatian di kalangan suporter masyarakat Jawa Barat terlebih masyarakat Bogor. Hal tersebut tidak lepas dari mayoritas pendukung mereka yang berasal dari klub Perikabo Bogor. Namun pelatih Rahmad Darmawan mengatakan masih cukup sulit untuk dapat menggerus pendukung Persib yang dikenal mempunyai basis suporter fanatik.

Coach Rahmad Darmawan juga mengatakan bahwa klub Tira Persikabo masih dalam masa transisi dari proses merger PS Tira dan Persikabo Bogor. Hal tersebut secara tidak langsung membuat klub masih mencari dan mendalami keinginan dari masing-masing tim merger. Ia menambahkan jika untuk dibandingkan dengan fan base suporter yang dimiliki Persib Bandung timnya masih kalah jauh.

Memberi Bukti

Cara paling mungkin untuk mampu mendapatkan banyak dukungan dari warga Jawa Barat bagi Tira Persikabo adalah menorehkan prestasi sebaik mungkin. Hal tersebut juga diungkapkan oleh pelatih Rahmad Darmawan bahwa dirinya dan tim akan berusaha untuk dapat memberikan seluruh kemampuan yang dimiliki pada musim ini supaya dapat menggaet hati warga Jawa Barat.

Coach Rahmad Darmawan juga menambahkan bahwa jika sepanjang musim gelaran Shopee Liga 1 2019 timnya mampu bermain bagus bukan tidak mungkin banyak suporter yang akan berdatangan untuk memberikan dukungan kepada Abduh Lestaluhu dan kawan-kawan. Hal serupa juga sudah pernah dialami oleh Coach Rahmad pada saat menukangi tim baru Sriwijaya FC pada gelaran liga beberapa tahun lalu.

Muncul sebagai tim baru di Liga Indonesia, Sriwijaya FC waktu itu mampu menunjukkan performa yang luar biasa. Klub yang belum lama terbentuk tersebut mampu menyabet gelar-gelar prestisius yang ada di Indonesia seperti gelar Liga dan juga Piala Indonesia. Secara perlahan tapi pasti, Sriwijaya FC telah memiliki basis suporter dengan jumlah yang tidak sedikit sampai dengan saat ini.

Asal Mula Terbentuknya Tira Persikabo

Tira Persikabo merupakan klub yang terbentuk dari hasil merger yang dilakukan oleh kontestan Liga 1 PS Tira dengan klub liga 3 Persikabo Kabupaten Bogor. Untuk menuntaskan proses merger, PS TIRA telah berpindah home base ke Stadion Pakansari, Bogor. Alasan yang digemborkan pada proses merger ini adalah untuk membangkitkan sepak bola Bogor yang dinilai kurang bersinar.

Menurut Presiden PS TIRA Persikabo, Bimo Wirjasoekarta, proses merger untuk mengangkat sepak bola Bogor telah dimulai dengan merekrut 3 pemain kebanggaan masyarakat Bogor. Kemudian klub TIRA Persikabo juga telah mengantongi izin dari PSSI meskipun belum secara resmi. Ratu Tisha selaku Sekjen PSSI mengatakan bahwa proses merger masih termasuk dalam perbuatan yang legal.

Keputusan klub untuk melakukan merger mendapat apresiasi dari peneliti hukum olahraga, Eko Noer Kristiyanto. Ia mengatakan bahwa meski terbilang buru-buru, proses merger dinilai dapat menguntungkan kedua klub yang melakukan merger. Eko Noer juga mengatakan bahwa proses merger ini lebih baik jika dibandingkan dengan akuisisi karena dinilai lebih adil bagi kedua belah pihak yang melakukan merger.

Lain halnya jika klub melakukan akuisisi terhadap klub lain. Pada proses akuisisi terdapat satu pihak yang posisinya “mencaplok” pihak yang lainnya. Tentu hal tersebut akan menimbulkan efek yang kurang baik salah satunya adalah kondisi psikis suporter yang klubnya diakuisisi. Secara historis dan emosional sudah pasti telah terjalin antara klub yang diakuisisi dengan suporter yang dimilikinya.

Tantangan Mendapatkan Hati Kabomania

Salah satu tantangan yang dihadapi oleh klub yang berasal dari proses merger adalah mendapatkan suporter. Seperti halnya yang dialami oleh Tira Persikabo. Bergabungnya PS Tira dan Persikabo Kabupaten Bogor tidak serta merta membuat suporter Persikabo yaitu Kabomania untuk mendukung Tira Persikabo karena kabomania harus merelakan klub kesayangannya lenyap dan menyatu dengan PS Tira. Meskipun PSSI telah menyatakan pada laman resminya bahwa suporter Persikabo mendukung penuh keputusan merger, tetapi hingga saat ini belum ada pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh pengurus dan pentolan Kabomania. Tentu hal ini menjadi tantangan besar bagi Tira Persikabo untuk meyakinkan pendukungnya dengan cara meraih prestasi setinggi-tingginya di kancah sepak bola Nasional.

Mengherankan, Brasil Tidak Memperlihatkan Antusiasnya Sambut Copa America

Pertandingan maupun liga sepak bola yang diadakan setiap tahun atau periode tertentu biasanya menarik perhatian banyak kalangan. Mulai dari orang biasa hingga pemerintahan pasti akan menyambut hangat pertandingan ini. Namun, anehnya ada beberapa negara yang tidak menaruh perhatian dan antusiasnya pada permainan tersebut. Dengan berbagai macam alasan dan faktor, pastinya hanya negara itu sendiri yang tau alasan pastinya.

Ini terjadi di Brasil, sebagai negara dengan antusias terhadap pertandingan sepak bola setiap tahunnya itu besar, namun kali ini berbeda. Copa America 2019 yang ada diadakan tidak mendapat sambutan hangat oleh 1xbet dan para pecinta bola Brasil. Hal ini dibuktikan dengan kurangnya partisipasi penonton saat pertandingan diadakan di venue tertentu. Hampir kurang dari seperempat kursi penonton terjual di stadion-stadion penyelenggara.

Tidak hanya pihak Copa America yang merasakan dinginnya tanggapan penonton Brasil, kekecewaan juga dirasakan oleh sektor turisme di Belo Horizonte. Ibu kota negara bagian Minas Gerais di Brazil ini juga sepanjang pagelaran ronde pertama laga-laga Copa America 2019 ini mendapatkan buktinya.

Belo Horizonte merupakan venue yang dipilih untuk laga Uruguay vs Ekuador sepanjang waktu pagelaran ronde pertama. Pertandingan yang pada saat itu dimenangkan oleh Uruguay dengan skor 4-0 ini hanya dihadiri kurang dari 14 ribu supporter yang datang menonton. Padahal kapasitas tempat duduk di lokasi pertandingan mencapai 58.000 kursi.

Dampak Kurangnya Penonton yang Terjadi

Jarang terjadi di sepanjang pertandingan dan pengadaan liga tertentu akan kurangnya penonton yang hadir untuk memeriahkan laga. Begitulah yang terjadi saat Copa America diadakan di Brasil yang akhirnya berdampak buruk terhadap sektor lain. Pihak industri perhotelan juga merasakan hal ini, kurangnya pengunjung asing yang menginap di hotel tersebut. Bahkan, diperkirakan untuk tingkat okupasi hotel akan melebihi angka 80 persen selama kompetisi.

Sayangnya, kenyataan berkata lain dan tidak sesuai dengan harapan atau ekspektasi yang dibuat sebelumnya. Angka rilis pada pekan pertama turnamen itu berhasil mencapai angka 70%, dengan tingkat okupasi normal pada periode tersebut. Pemain hebat seperti Lionel Messi dan timnas Argentina dengan tujuan untuk menghadapi Paraguay di Estadio Mineiro tidak cukup. Kehadiran mereka juga tidak memberikan pengaruh dan dampak yang besar terhadap kehadiran penonton lain.

Yang sangat dikhawatirkan ialah keadaan sudah dipastikan tidak akan berubah banyak hingga akhir fase group. Meskipun begitu, tidak akan ada perubahan venue untuk pertandingan tersebut, Belo Horizonte masih akan tetap menjadi tuan rumah partai Bolivia vs Venezuela, Ekudor vs Jepang. Tidak akan lebih dari 7.000 tiket yang akan terjual pada laga pertandingan ini.

Harapan Pihak Penyelenggara Akan Situasi Ini

Hal ini akhirnya disampaikan kepada beberapa narasumber mengenai harapan dari pihak penyelenggara dan para pengusaha di Belo untuk keadaan pertandingan ini. Agar Brasil finis pertama di grup dan berhasil melaju hingga semifinal yang akan bergulir di Estadio Mineiro. Yang mengherankan lagi ialah bahwa pihak partai yang melibatkan tuan rumah Brasil sendiri juga tidak diserbu oleh para supporter. Pemandangan yang sangat jarang sekali terjadi selama periode Copa America.

Laga pembuka timnas Brasil di Copa Ameria 2019, hanya berhasil mendatangkan penonton sejumlah 43.342 dari total 66.795 stadion. Berarti, ini hanya sekitar 69,4 persen saja yang akhirnya terpenuhi dan pemandangan lainnya itu kosong total. Hal ini menjadi pertama kalinya sejak Copa 2011, yang mana lebih banyak kursi yang kosong dibandingkan dengan penuh saat ronde awal turnamen. Pihak CONMEBOL mengatakan bahwa mereka sangat khawatir dengan keadaan ini dimana sangat minimnya penonton.

Harga Tiket yang Dijual di Brasil

Karena keadaan sedikitnya penonton akhirnya ini berpengaruh terhadap penjualan harga tiket untuk para penonton. Pada saat itu harga termurah dari tiket yang dijual ialah sekitar 120 real yang mana sekitaran Rp 443 ribu. Semantara itu, harga tiket dari rata-rata yang biasa dijual adalah sekitar Rp 485 atau Rp 1,8 juta. Harga ini menurut O Globo, dua kali dari harga tiket yang dijual pada Copa America 2011 lalu yang bergulir di Argentina.

Selain itu, penelitian Nielsen pada tahun 2018 lalu yang telah menyebutkan bahwa akan ada penurunan tren ketertarikan publik terhadap sepak bola di Brasil. Entah bagaimana perkataan ini sampai terdengar yang memang akhirnya terjadi saat ini, seolah seperti ramalan. Setelah mencapai ketinggian piala dunia 2014, Corba America 2019 lah yang akhirnya merasakan hal yang mungkin lebih buruk. Penurunan ketertarikan penonton terhadap sepak bola di Brasil mengalami penurunan dari 72 persen menjadi 60 persen. Meskipun demikian, jumlah tersebut masih bisa diartikan bahwa ada 75 juta penggemar sepak bola di Brasil yang masih ada.

Liverpool Berhasil Depak Barcelona, Inilah Pelajaran Berharga yang Bisa Dipetik

Pecinta liga sepak bola pasti mengikuti jalannya pertandingan sepak bola champions league yang sedang berlangsung saat ini. Pendukung tiap tim menyemangati tiap tim yang didukung. Begitu juga dengan tim Liverpool dan Barcelona yang berlaga pada rabu, 8 mei 2019 lalu.

Bagi anda yang sudah menonton pertandingan ini, tentu anda sudah mengetahui kemenangan yang sangat dramatis oleh tim Liverpool atas Barcelona dengan skor 4-0 dalam leg kedua babak semifinal di Anfield pada hari Rabu, 8 mei 2019 dini hari. Dengan kemenangan ini, Liverpool yang berhasil lolos ke babak final Champions League 2018/2019

Empat Gol kemenangan Liverpool atas Barcelona ini dicetak Divock Origi pada menit ke 7 dan menit ke 79 serta Georginio Wijnaldum pada menit ke 54 dan menit ke 56. Liverpool sempat melayangkan tendangan sebanyak tujuh kali ke gawang dan empat diantaranya mencetak angka gemilang sementara Barcelona hanya lima kali saja.

Pada dasarnya penguasaan bola dari kedua tim relatif berimbang yaitu 47 berbanding 53 persen. Permainan cepat Liverpool mendominasi lawan dan membuat Barcelona tak berkutik. Barcelona tampak seperti kehilangan kepercayaan diri untuk menekan, dampak gol beruntun Liverpool.

Nasib Ernesto Valverde dan Lionel Messi

Setelah kekalahan Barcelona di champions league, Ernesto valverde, pelatih Barcelona berkemungkinan besar kehilangan jabatannya dalam musim yang sama. Meskipun telah berjasa membawa gelar juara La Liga dan berpeluang besar memenangkan Copa del Rey di pertandingan selanjutnya, kemungkinan ini masih cukup besar.

Hal ini karena Champions League adalah ajang yang ditargetkan oleh Barcelona setelah Real Madrid menjadi juara dalam tiga musim terakhir. Kegagalan Azulgrana dalam periode tersebut membuat pelatih selanjutnya wajib membawa piala itu ke Camp Nou dan hal itu juga gagal dilakukan oleh Valverde di musim ini.

Barcelona telah menelan kegagalan di champions league selama dua musim berturut-turut, yaitu kalah dari AS Roma pada musim 2017/2018 dan musim ini dikalahkan oleh Liverpool. Selain valverde, kekalahan ini juga menyebabkan sorotan tajam yang diarahkan kepada performa yang Lionel Messi.

Pemain dengan nomor punggung 10 itu dinilai tampil mengecewakan di Stadio Olimpico musim lalu dan di Anfield pada pertandingan ini. Messi menegaskan target timnya untuk menjadi juara Champions League pada awal musim 2018/2019 sebagai motivasi dan dukungan kepada rekan-rekannya sebagai kapten dari tim Barcelona.

Berbeda dengan Liverpool, performa manajer Liverpool, Jurgen Klopp dinilai mengalami perkembangan yang signifikan di Liverpool dan berhasil meningkatkan kualitas tim dan pemain yang dimilikinya sehingga bukan hal yang aneh jika mereka dapat bersaing dengan tim-tim papan atas di kalangan Inggris dan Eropa.

Meskipun manajer asal Jerman tersebut belum memberikan satupun piala bagi timnya, tetapi pencapaian dan perkembangan yang diberikannya sejauh ini merupakan sesuatu yang sangat dibutuhkan oleh tim Liverpool yang mengalami berbagai kesulitan untuk mengalahkan tim papan atas lainnya sebelum menjabat menjadi manajer.

Melemahnya Lini Pertahanan di Anfield

Barcelona sebelumnya meraih kemenangan dengan skor 3-0 atas Liverpool di Camp Nou dalam leg pertama babak semifinal. Dua gol dicetak oleh Lionel Messi yang menunjukkan kemampuannya dengan dibantu rekan-rekannya yang juga menciptakan banyak peluang dan mengonversinya secara efektif. Hal ini juga terjadi di Anfield, namun bedanya kali ini The Reds yang justru melakukan hal tersebut.

Tekanan tinggi yang ditunjukkan sejak menit pertama pertandingan mampu menciptakan peluang yang baik dan gol tercipta oleh oleh Divock Origi serta Georginio Wijnaldum. Pada akhir pertandingan di Camp Nou, taktik yang digunakan oleh Liverpool dan performa lini belakang mereka mendapatkan sorotan dan kini akhir laga di Anfield giliran pertahanan Barca yang mendapatkan sorotan.

Anfield memang merupakan stadion tuan rumah Liverpool di Inggris yang dapat menghasilkan suasana yang menguntungkan bagi Liverpool sendiri dan mencekam bagi lawan yang mereka hadapidalam pertandingan kali ini Barcelona menjadi tim yang merasakan efek magis yang dapat terjadi di dalam stadion tersebut. Baru sepuluh menit berlaga, tim Liverpool sudah mencetak gol cepat oleh Divock Origi.

Gol ini tampaknya memberikan dampak yang signifikan terhadap kekuatan mental dari para pemain belakang dan tengah Barcelona dan membuat pertahanan mereka melemah dan tidak optimal. Berbagai kemenangan Liverpool sudah pernah diraih di Anfield, namun hingga saat ini kemenangan yang mereka dapatkan atas tim Barcelona di champions league 2018/2019 pantas disebut sebagai yang terbaik bagi mereka di stadion tersebut. Kemenangan Liverpool tentunya merupakan capaian cemerlang di dunia sepak bola Eropa dan juga kekalahan Barcelona di Anfield menandai melemahnya kekuatan tim Barcelona dengan Lionel Messi didalamnya. Banyak faktor yang terakumulasi dari hasil tersebut, dan ini adalah saat yang tepat untuk membenahi beberapa hal dalam tim sepak bola baik dari tim Liverpool dan Barcelona.

Berapakah Pendapatan Sponsor Jersey Klub Liga Premier? Ini Jawabannya!

Adanya uang sponsor bagi klub sepak bola adalah hal yang sangat menguntungkan sekali. Baik itu untuk pemberi sponsor ataupun untuk penerima sponsor. Bisa dibilang bahwa ini merupakan salah satu bentuk kerja sama simbiosis mutualisme untuk klub sepak bola dan juga perusahaan sebagai sponsor klub sepak bola tersebut.

Hal ini berlaku sama untuk uang sponsor yang diberikan pada Liga Premier. Ini merupakan salah satu bentuk kerja sama yang sangat menguntungkan dalam industri olahraga. Dengan adanya klub sepak bola inilah membuat klub sepak bola tersebut bisa menghasilkan uang hingga miliaran rupiah dari perusahaan yang menjadi sponsornya.

Perusahaan yang bekerja sama ini nanti akan membayar sejumlah uang untuk meletakkan logo perusahaannya pada kit klub. Salah satunya dibagian jersey klub sepak bola. Menariknya lagi adalah, meskipun hanya dicantumkan dalam jersey klub sepak bola ini, ternyata hasil yang diraih sangat banyak.  Bahkan, pihak perusahaan sendiri juga mengaku merasa diuntungkan dengan menjadi sponsor klub sepak bola.

Mengingat klub sepak bola memiliki banyak penggemar. Sehingga, dengan memberikan sponsor kepada klub sepak bola tersebut membuat perusahaan tersebut mendapatkan banyak pemasukan dari penggemar klub sepak bola yang telah disponsori. Berikut ini akan kami kupas deretan sponsor klub sepak bola Liga Premier yang masih berlaku.

Deretan Sponsor Klub Sepak Bola Bernilai £1,5 juta- £5 juta

Untuk deratan sponsor klub sepak bola dari Liga Premier yang dimulai dari £ 1,5 juta setiap musim yang pertama ini didapatkan oleh klub sepak bola Brighton dan Hove Albion. Mereka telah mendapatkan sponsor dari American Express di tahun 2013 yang lalu. Dan pendapatan sponsornya tersebut termasuk dalam kategori paling rendah dalam Liga Premier.

Selain itu, masih ada lagi klub sepak bola Huddersfield. Dimana mereka juga sama seperti Brighton. Karena mereka juga mendapatkan sponsor sebesar £ 1,5 juta setiap musim dari Ope Sports. Saat itu, keduanya sepakat untuk mendatangani kerja sama promosi di tahun 2017. Selanjutnya, ada klub Cardiff City.

Klub sepak bola yang satu ini mendapatkan sponsor dari Dewan Pariwisata Malaysia sejak mereka dibeli pengusaha dari Malaysia. Yaitu Vincent Tan. Keduanya sepakat bekerja sama untuk memberikan sponsor jersey senilai £ 3 juta setiap tahun. Setelah itu, ada tim AFC Bournemouth. Klub ini mendapatkan sponsor dari perusahaan game online, yaitu M88 di tahun 2017.

Mereka mendapatkan suntukan dana sebesar £ 4 juta setiap musim dari perusahaan tersebut. Dan keduanya akan berakhir kerja sama di akhir musim ini. Kemudian, ada klub sepak bola Leicester City. Klub sepak bola ini mendapatkan suntikan dana dari King Power. Mereka mendapatkan sponsor sebesar £ 4 juta setiap tahun.

Ada lagi klub sepak bola Burnley. Klub sepak bola ini telah mendapatkan bantuan dari sponsor sebesar £ 5 juta. Keuntungannya ini didapatkan dari awal musim panas. Sedangkan lamanya kesepakatan keduanya masih belum diungkapkan sampai saat ini. Ini merupakan salah satu bisnis yang menakjubkan untuk para eksekutif Clarets.

Deretan Sponsor Klub Sepak Bola Bernilai £10 juta- £47 juta

Selanjutnya, untuk deretan sponsor klub sepak bola yang mendapatkan suntikan dana dari sponsor mulai dari £ 10 juta hingga £ 47 juta adalah sebagai berikut ini. Pertama, ada Wolverhampton Wanderers. Klub ini telah mendatangani kesepakatan kerja sama dengan perusahaan game online dari W88. Kerja sama keduanya berlangsung hingga 2 tahun dengan angka £ 10 juta.

Selanjutnya, ada klub Newcastle United. Setelah sebelumnya mereka mendapatkan sponsor dari Lige Premier. Saat ini mereka kembali mendapatkan sponsor jersey selama 4 tahun dari Fun88 bernilai £ 19,5 juta. Ada lagi klub Everton FC. Mereka juga mendapatkan sponsor dari perusahaan game dari Kenya, yaitu Sport Pesa. Kerja sama keduanya bernilai £ 48 juta.

Keduanya dikabarkan melakukan kerja sama hingga 5 tahun, dimana setiap musimnya mereka mendapatkan suntikan dana sebesar 9,6 juta dari perusahaan game ini. Sedangkan untuk klub selanjutnya adalah West Ham United. Mereka mendapatkan sponsor dari bandar taruhan Betway dari tahun 2015 yang lalu. Selanjutnya, mereka mendapatkan perpanjangan sponsor sampai dengan musim 2020.

Kemudian, ada klub Tottenham Hotspur. Mereka mendapatkan tawaran sponsor yang cukup besar dari perusahan AIA di tahun 2015 yang lalu. Kesepakatan keduanya menghasilkan nilai sponsor sebesar £ 35 juta setiap musim. Sementara itu, untuk klub Arsenal justru lebih banyak. Karena mereka mendapatkan kontrak sponsor dengan klub London dan menjadi sponsor stadion.

Kesepakatannya tersebut menghasilkan nilai sponsor sebesar £ 200 juta hingga 5 musim pertandingan. Lalu, yang terakhir ada klub Manchester United. Klub sepak bola ini mendapatkan sposnor dari General Motos sebesar £ 47 juta setiap musim. Dimana mereka akan menggunakan logo Chevrolet. Kesepakatan keduanya berjalan sampai dengan musim pertandingan di tahun 2021.

Gaji Dipotong, Nasib Manchester United Makin Nelangsa

Gaji Dipotong, Nasib Manchester United Makin Nelangsa

Manchester United merupakan salah satu klub besar yang paling nelangsa pada musim ini. Mengapa? Hal ini dikarenakan di antara The Big Six Premier League, Manchester United terbilang paling gagal di musim ini. Keterpurukan Manchester United ini bahkan telah merambat dari Premier League hingga kompetisi Eropa.

Pada Jumat, 10 Mei 2019 dini hari tadi, Arsenal dan Chelsea dipastikan akan bermain di final Liga Europa karena berhasil tampil apik di semifinal dan mengalahkan lawan mereka masing-masing guna menembus partai puncak dan menjadi juara. Sebelumnya, Liverpool dan Tottenham Hotspur terlebih dahulu memastikan spot mereka di final Liga Champions Bola88.

Keduanya telah mewujudkan come back yang impresif di semifinal. Liverpool dengan garangnya mampu menjungkirkan Barcelona. Sementara itu Tottenham dengan dinginnya membuat Ajax menangis. Di kompetisi domestic ini terdapat Manchester City dengan membawa pulang trofi Carabao Cup, mencapai final FA Cup dan berpeluang menjuarai Premier League di laga terakhir musim ini.

Hal ini berarti, lima tim dari The Big Six dapat dikatakan cukup sukses. Sperti yang Anda ketahui, untuk mencapai final kompetisi Eropa sangatlah sulit dan Liverpool, Tottenham, Arsenal, serta Chelsea mampu melakukannya. Sementara itu kemampuan Manchaster City yang bisa mencapai tahap ini di Premier League juga perlu diacungi jempol.

Nasib Manchester United yang Makin Nelangsa

Manchester United sudah dipastikan hanya bisa bermain di Liga Europa musim depan karena mereka gagal menembus empat besar serta berpeluang untuk mengikuti babak kualifikasi terlebih dahulu sebelum bermain di Liga Europa musim depan. Selain itu, Manchester United akan kesulitan mendatangkan pemain-pemain top karena tidak punya penawaran yang lebih baik.

Manchester United juga terancam ditinggalkan oleh pemain-pemain bintangnya yang tidak puas dengan Liga Europa. Kabarnya, Paul Pogba bersikeras pindah ke Real Madrid karena tidak bisa bermain di Liga Champions. Apabila Manchester United finis di peringkat kelima klasemen akhir Premier League musim ini, maka mereka dipastikan bermain di Liga Europa.

Akan tetapi, jika Manchaster United finis di peringkat keenam, maka Manchaster United harus bermain di babak kualifikasi terlebih dahulu. Watford akan memastikan satu tempat di kualifikasi Liga Europa jika mereka berhasil mengalahkan Manchaster City di final FA Cup dan Manchester United finis di peringkat keenam.

Jika itu terjadi, maka pasukan Ole Gunnar Solskjaer harus bermain di kualifikasi babak kedua untuk Liga Europa. Sebaliknya, jika Manchaster City menjadi juara FA Cup, maka Manchester United bisa menembus fase grup Liga Europa musim depan. Meskipun begitu, keberhasilan Arsenal atau Chelsea menjuarai Liga Europa musim ini tidak akan berpengaruh.

Jumlah maksimal tim Inggris di kompetisi UEFA adalah tujuh tim. Jadi, apabila Arsenal menjuarai Liga Europa, maka akan ada lima tim Inggris di Liga Champions musim depan dan dua tim di Liga Europa. Manchester United hanya perlu berharap Manchaster City menjadi juara untuk menghindari kualifikasi yang rumit.

Gaji Pemain Manchester United yang Dipotong

Manchaster United memiliki kontrak yang berisikan bahwa gaji pemain akan dipotong 25% jika Manchester United tidak bermain di Liga Champions. Oleh karena itu, dengan gagalnya Manchaster United bermain di Liga Champions merugikan pemainnya. Pada dasarnya Manchaster United mengharapkan setidaknya meraih posisi empat besar dan bermain di Liga Champions musim depan.

Musim di luar kompetisi elite Eropa tersebut akan membuat klub merugi hingga 40 juta poundsterling dan mengancam kontrak sponsor jangka panjang. Oleh karena itu, untuk mengatasi kemungkinan seperti ini, Manchester United menetapkan klausul dalam kontrak setiap pemain yang mengatakan gaji mereka akan dikurangi 25 persen jika gagal menembus Liga Champions.

Kebijakan klub ini membuat banyak pemain tidak senang. Gagal menembus Liga Champions memang sebagian besar merupakan kesalahan pemain. Oleh karena itu, banyak pemain Manchester United yang bertengkar satu sama lain karena kegagalan ini. Para pemain saling menuding karena tidak bisa memikul tanggung jawab untuk membantu tim finis di empat besar.

Kondisi ini jelas jadi masalah besar untuk Solskjaer. Setelah tim Manchester United tidak cukup bagus, konflik internal pun akan merusak Manchaster United lebih parah lagi. Oleh karena itu, Solskjaer pun harus siap memulai musim penuh pertamanya dalam kondisi buruk. Kondisi ini mungkin menjadikan dirinya tidak akan lama menjabat.

Semoga artikel ini dapat menambah wawasan Anda mengenai dunia sepak bola khususnya mengenai informasi keadaan nelangsa Manchaster United yang makin terpuruk yang diperparah dengan pemotongan gaji sesuai klausa di dalam kontrak yang telah disepakati Manchaster United dan para pemainnya. Jadi, pastikan Anda tidak ketinggalan informasi terbaru dunia sepak bola!

Persib Bandung si Pangeran Biru Liga 1

Persib Bandung adalah sebuah tim sepak bola indonesia yang berdiri pada tanggal 14 Maret 1933

klub ini berbasis di Bandung, Jawa Barat. Persib saat ini bermain di Liga 1 2019 Indonesia. Julukan mereka adalah Si Pangeran Biru. Sebelum bernama Persib Bandung, di Kota Bandung berdiri Bandoeng Inlandsche Voetbal Bond (BIVB) pada sekitar tahun 1923. BIVB ini merupakan salah satu organisasi perjuangan kaum nasionalis pada masa itu. Tercatat sebagai Ketua Umum BIVB adalah Mr. Syamsudin yang kemudian diteruskan oleh putra pejuang wanita Dewi Sartika, yakni R. Atot.

Atot pulalah yang tercatat sebagai Komisaris Daerah Jawa Barat yang pertama. BIVB memanfaatkan lapangan Tegallega di depan tribun pacuan kuda. Tim BIVB ini beberapa kali mengadakan pertandingan di luar kota seperti Yogyakarta dan Jatinegara, Jakarta.

Pada tanggal 19 April 1930, BIVB bersama dengan VIJ Jakarta, SIVB (Persebaya), MIVB (PPSM Magelang), MVB (PSM Madiun), VVB (Persis Solo), dan PSM (PSIM Yogyakarta) turut membidani kelahiran PSSI dalam pertemuan yang diadakan di Societeit Hadiprojo Yogyakarta. BIVB dalam pertemuan tersebut diwakili oleh Mr. Syamsuddin. Setahun kemudian kompetisi tahunan antar kota/perserikatan diselenggarakan. BIVB berhasil masuk final kompetisi perserikatan pada tahun 1933 meski kalah dari VIJ Jakarta.

Lalu Persib Bandung memiliki sponsor utama dan terbesar masih di pegang Indofood dan apparel jersey yang terbaru adalah Sportama.
Selain sponsor terbesar nya indofood klub ini juga masih memiliki 17 sponsor lagi yang di antaranya adalah :

• ExxonMobil
• Gojek
• Permata Syariah
• Kopi ABC
• Pria Punya Selera
• Azzuri
• Elevania
• Halodoc
• Salvus
• Panther
• Didimax
• Corsa
• Achilles
• Envi
• Sportama
• ISMC
• 96.4 FM

Persib Bandung memang dikenal sebagai klub Indonesia yang mudah mendapatkan sponsor. Selain itu, Persib juga mengandalkan pemasukan dari penjualan tiket pada setiap laga kandang, penjualan merchandise, dan kegiatan di luar lapangan.

Dan Si Jalak Harupat adalah suatu stadion olahraga yang berlokasi di desa Kopo dan Cibodas, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung. Nama Si Jalak Harupat diambil dari julukan salah seorang pahlawan nasional dari Bojongsoang, Bandung yaitu Otto Iskandardinata.

Kini stadion tersebut menjadi milik Pemerintah Kabupaten Bandung. Persikab, yang merupakan wakil Kabupaten Bandung di Liga Indonesia menjadikan stadion tersebut sebagai kandangnya. Begitu pula dengan tim sedaerah Bandung, Persib yang menjadikan stadion ini sebagai homebase dan stadion andalan mereka.

Juni 2016 Persib telah menggunakan Stadion Gelora Bandung Lautan Api untuk memainkan laga kandangnya. Setelah sebelumnya memakai Stadion Si Jalak Harupat.

Pada Liga Super Indonesia 2008, Persib terpaksa harus meninggalkan Stadion Siliwangi setelah terjadi kerusuhan ketika menjamu Persija Jakarta pada pekan kedua. Ditambah situasi politik yang sedang memanas akibat berlangsungnya Pemilu 2009, Kepolisian Kota Bandung tidak lagi mengeluarkan surat izin menyelenggarakan pertandingan di Stadion Siliwangi bagi Persib. Sebagai alternatif, dipilihlah Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, sebagai “home-base” hingga akhir musim kompetisi.

Berdasarkan permasalahan itulah Pemerintah Kota Bandung berencana membangun sarana olahraga baru, termasuk stadion, di kawasan Gedebage. Stadion itu sendiri, yang peletakan batu pertamanya dilakukan pada awal 2008, ini diproyeksikan untuk menjadi home-base Persib serta untuk menyelenggarakan SEA Games tahun 2011. Stadion ini juga direncanakan untuk digunakan pada Porprov Jawa Barat 2010. Kontrak stadion yang diberi nama Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) ini diperoleh PT Adhi Karya Tbk dengan nilai Rp495,945 miliar. Sayangnya, hingga detik ini Stadion GBLA masih belum bisa menjadi home base resmi Persib, lantaran akses masuk stadion yang belum siap. Manajemen pun tetap mempertahankan Stadion Si Jalak Harupat sebagai home base dalam melakoni laga-laga resmi.

Disetiap klub sepak bola pasti memiliki penggemarnya masing-masing, begitupun juga dengan Klub Si Pangeran Biru ini.

Persib Bandung memiliki penggemar fanatik yang menyebar di seantero provinsi Jawa Barat dan Banten, bahkan hampir di seluruh wilayah Indonesia, mengingat catatan historis sebagai tim kebanggaan dari ibu kota provinsi Jawa Barat. Fans Persib Bandung tersebar di berbagai wilayah khususnya Jawa Barat seperti Bandung, Bogor, Tasikmalaya, Cirebon, Karawang, Depok, Bekasi, Subang bahkan hingga di luar Jawa Barat seperti Surabaya, Mojokerto, Blitar, Jombang, Bojonegoro, Madura, Jember, dan wilayah lainnya di Nusantara dan sekaligus yang memiliki jumlah fans terbanyak di Indonesia mengalahkan Arema Cronus dan Persebaya Surabaya. Penggemar Persib menamakan diri sebagai Bobotoh. Pada era Liga Indonesia, Bobotoh kemudian mengorganisasikan diri dalam beberapa kelompok pecinta Persib seperti Viking Persib Club, Bomber (Bobotoh Maung Bersatu), Flowers City Casuals, Ultras Persib.